KONSEP MODEL
Model adalah suatu representasi atau
formalisasi dalam bahasa tertentu (yang disepakati) dari suatu sistem
nyata.
Sistem Nyata adalah sistem yang sedang
berlangsung dalam kehidupan, sistem yang dijadikan titik perhatian dan dipermasalahkan.
Pemodelan adalah proses membangun atau
membentuk sebuah model dari suatu sistem nyata dalam bahasa formal tertentu.
KARAKTERISTIK MODEL
Karakteristik model yang baik, memberikan :
description, prescription, prediction dari
realita yang diselidiki Siregar (1991), karakteristik model yang baik yaitu :
- Tingkat generalisasi yang tinggi
- Mekanisme transparansi menjelaskan kembali (rekonstruksi)
tanpa ada yang disembunyikan
- Potensial untuk dikembangkan membangkitkan minat (interest)
menjadi model yang kompleks
- Peka terhadap perubahan asumsi proses pemodelan tidak pernah
berakhir
KARAKTERISTIK SIMULASI
- Perspektif atau deskriptif
- Diskrit atau kontinyu
- Probabilistik atau deterministik
- Statis atau dinamis
- Open loop atau closed loop
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SIMULASI
Keuntungan Simulasi
- Sebagian besar sistem riil dengan elemen-elemen stokastik
tidak dapat dideskripsikan secara akurat dengan model matematik yang
dievaluasi secara analitik. Dengan demikian simulasi seringkali merupakan
satu-satunya cara.
- Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan
beberapa kondisi operasi yang berbeda.
- Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat
dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.
- Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik
terhadap kondisi eksperimen.
- Simulasi memungkinkan studi sistem dengan kerangka waktu lama
dalam waktu yang lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dalam
waktu yang diperpanjang.
Kerugian Simulasi
- Simulasi tidak akurat.Teknik ini bukan proses optimisasi dan
tidak menghasilkan sebuah jawaban tetapi hanya menghasilkan sekumpulan
output dari sistem pada berbagai kondisi yang berbeda. Dalam banyak kasus,
ketelitiannya sulit diukur.
- Model simulasi yang baik bisa jadi sangat mahal, bahkan sering
dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan model yang sesuai.
- Tidak semua situasi dapat dievaluasi dengan simulasi. Hanya
situasi yang mengandung ketidak-pastian yang dapat dievaluasi dengan
simulasi. Karena tanpa komponen acak semua eksperimen simulasi akan
menghasilkan jawaban yang sama.
- Simulasi menghasilkan cara untuk mengevaluasi solusi, bukan
menghasilkan cara untuk memecahkan masalah. Jadi sebelumnya perlu
diketahui dulu solusi atau pendekatan solusi yang akan diuji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar